Senin, 21 Mei 2012

MARMER CAKE TULBAN

Long weekend pasti dong pulkam, ngapain juga di Surabaya. Huft tapi ya kalo namanya long weekend semua tempat angkutan umum selalu dipenuhi penumpang. Aku saja yang naik bis nyampek rumah jam 4 dini hari, huft rekor kepulangan terlama, selain karena g ada armada juga ditambah kemacetan di jalur Surabaya Mojokerto *ndak umum kata orang Jawa he he he.
Ini kemaren nyempat-nyempatin untuk buat nih kue, karena terprovokasi sama teman yang hasilnya cukup enak *menurut lidaku ya. Silahkan simak dan praktekin ya di rumah ya. Jangan lupa kirim-kirim ke aku :-)

Photonya ngeblur maklum pake kamera HP
Bahan-bahan :

Bahan:
250 gram margarin
175 gram gula pasir halus
1/4 sendok teh pasta vanilla
5 butir telur
200 gram tepung terigu protein sedang
20 gram maizena
15 gram susu bubuk
1/2 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh cokelat pasta


Cara membuat:
  1. Kocok margarin, gula pasir halus, dan pasta vanila 7 menit sampai lembut. Tambahkan telur satu per satu bergantian dengan sebagian tepung terigu sambil diayak dan dikocok rata.
  2. Masukkan sisa tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan baking powder sambil diayak dan dikocok rata. Ambil 300 gram. Tambahkan cokelat pasta. Aduk rata.
  3. Sendokkan adonan putih dan cokelat secara bergantian di loyang tulban diameter 20 cm yang dioles margarin dan ditabur tipis tepung terigu.
  4. Oven 35 menit dengan api bawah suhu 180 derajat Celsius sampai matang.

Senin, 14 Mei 2012

Rempeyek Teri

Hai kawan....:-D aih ternyata penyakit saya belum sembuh juga, malas saya masih males tingkat dewa *pyuhhh sambil ngelap keringat dan malu.

Kali ini saya cuman mo update alias entri gambar aja yach hasil cooking saya tempo hari tapi baru mood upload sekarang, sekalian mo pamer kalo saya sekarang sudah bisa ngasih watermark di gambar yang saya upload biar g ada yang mbajak phot sayah *emang sapa yg mau ya? :-D. Ya memang sih photonya masih jelek tapi belum tentu yang jelek g ada yang naksir ya? PD atao narsis sih nih sebenarnya.

Kemaren pas weekend saya sempetin buat rempeyek tapi g pake kacang karena lagi g punya. Akhirnya saya ganti sama teri jengki atau apa yach namanya. Maapkeun baru sempet update gambarnya kapan-kapan saya tulisin resepnya, karena kemaren sempet lihat dipostingannya temen blogger ada resep rempeyek tempe kapan-kapan mo nyoba ah.

look at this i can adding a watermark in my pict, yipieee 
So enjoyed this pict .....

Rabu, 25 April 2012

Maaf kan Saya :-(

Entah sudah berapa lama saya tidak berkunjung ke rumah saya yang ini, setelah rumah pertama saya di dunia maya ini juga kurang ke urus *huft benar-benar kejar tayang :-D. G juga sih cuman kadang rasa malas membuat saya kalah, dan membiarkannya menang. Bahkan sampek terbenging-bengong kala melihat tampilan baru dari si empunya blogspot *katrok mode on. 

Kesibukan di kantor yang mengharuskan saya wara-wiri Surabaya Jakarta sedikit banyak mengurangi jatah libur dan waktu maen saya di dapur. Sehingga aku kurang produktif lagi, maaf kan saya ya blogku. Tapi kalo saya lagi pulkam saya bisa kasih sedikit kamu warna kok, neh contohnya kemaren pas libur tanggal 6 April saya dirumah masih sempet bikin lapis singkong :-D meskipun sudah sangat telat postingnya hihihi. Tapi lumayan lah bisa mengobati kangen para fans akan hasil kulinerku hihihi *sawat centong. 

Silahkan dinikmati ya photonya meskipun agak ngeblur *bukan agak lagi sih memang ngeblur kok hiyaa.


Ini adalah kue Lapis Singkong yang sebelumnya sudah saya posting disini, tapi belum sebagus ini karena dulu saya g punya pewarna merah *stok abis belum beli lagi.

Jumat, 16 Maret 2012

Roti Goreng Isi Ayam Pedas

Kapan ya buat roti goreng ini *tepok jidat sendiri, udah lama sih sekitar 2 minggu yang lalu tapi baru sempet posting sekarang. Maklumlah artis banyak job hihihi. Buatnya hari Minggu karena Sabtunya aku main ke JMP dan kena insiden ditangkap sama polisi gara-gara salah jalur hiyaa tapi syukurlah g jadi ditilap, kok bisa? iyalah pake jurus melas huhuhu *emang wajahnya sudah melas kok.


Roti goreng ini resepnya diambil dari Saji Edisi 232 th. IX 2012. Resepnya berikut ya kalo mau nyoba :

Bahan Roti :
300 gram tepung terigu protein tinggi
150 gram kentang kukus, dihaluskan
15 gram susu bubuk
30 gram gula pasir
1 sdt ragi instant
1/2 sdt baking powder
1 butir telur
75 ml air es ---> aku pakai air suhu normal
30 gram margarin
1 sdt garam
minyak untuk menggoreng

Bahan Isi :
1/2 ekor ayam, direbus, disuwir-suwir
100 gram pepaya muda, diserut
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
150 ml santan dari 1/2 butir kelapa ---> aku cuman pake 1/4 kelapa
3 tangkai kemangi ---> aku ndak pakai
1 tangkai daun bawang, iris halus
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 buah cabai merah keriting
2 cm jahe
2 butir kemiri, disangrai

Bahan Pencelup :
200 ml air
Bahan Pelapis :
100 gram tepung panir kasar orange
Cara Membuat :
1. Isi, panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum.Masukkan ayam dan pepaya. Aduk sampai layu.
2. Masukkan garam, merica bubuk dan gula pasir. Aduk rata. Tuang santan. Masak sampai meresap. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang dan daun kemangi. Aduk rata. Angkat. Sisihkan.
3. Kulit, campur tepung, kentang, susu bubuk, gula pasir, ragi instant dan baking powder. Aduk rata.
4. Masukkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit.
5. Kempiskan adonan. Timbang masing-masing 20 gram. Bentuk bulat. Diamkan 10 menit.
6. Piphkan. Sendokkan isi. Bentuk bulat. Letakkan di loyang yang ditabur tipis tepung terigu. Pipihkan sedikit. Diamkan 25 menit sampai mengembang.
7 Celup air. Gulingkan di atas tepung panir.
8. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang.


Untuk rasanya maknyus, empus-empus gitu meskipun sampai besoknya cuman tidak terlalu tahan lama karena isiannya :-(. Standart jadinya sih 32 tapi kok aku cuman jadi sekitar 25 an ya *mungkin karena aku nimbangnya g sama rata :-D. Tapi dengan standart jadi itu sudah cukup membuat aku mabok, karena dimakan sendirian di kost hihi, ada yang mau?

Selasa, 13 Maret 2012

Bluder Tape

Resep ini sudah lama sekali sebenarnya, mungkin hampir satu bulan sudah ngendon dikompie g diupload2. Selalu saja ada alasan untuk pembenaran, yang capeklah, yang ada acara ke Jakarta, yang acara males he he he*tapi intinya adalah males. Sebenarnya sih ya karena kesibukan kantor yang kudu ke Jakarta, Senin balik ke Surabaya eh Selasa pagi sudah pergi ke Jakarta *ah benar-benar anak jalanan alias bolang.



Resep ini aku ambil dari blognya mbak Hesti, tapi kemarena pas buatnya ada insiden. pertama lupa tidak difermentasikan, jadi langsung dimasukin oven. Eh buat untuk kedua kalinya biangnya hampir saja lupa tidak dimasukkan :-d *nyengir deh. Resepnya silahkan klik disini ya, males biasalah kayak enggak tahu kelakuan saya sajah. Ini nih hasilnya, gambarnya jelek soalnya pake lampu malam dan blitz.

Aih photonya sudah bagus lagi
Happy baking ....

Minggu, 26 Februari 2012

Lapis Singkong a.k.a Ongol-Ongol

Horrreeee akhirnya bisa pulang kampung juga daku, meski sedih juga karena Sabtu Minggu pulkam. Hari Selasa pagi kudu back packer-an lagi ke Jakarta, inilah yang membuat aku baru bisa posting lagi *alesan, karena di Jakarta g bawa modem males maen ke warnet.
Ini resep hasil nyontek dari dapurnya mbak Ricke yang cantik secantik photonya euy *ngiler, kapan bisa ya aku?. Resep aslinya silahkan intip disini
Kemaren sebelum pulkam sudah pesan sama Ibu di rumah untuk dicarikan singkong sama direndamin beras *niatnya mau bikin rempeyek. Sama Ibu ditanyain buat apaan sih singkongnya? ada aja Buk. Akhirnya, pas maen ke sawah *hiyaa maen kok ke sawah, enggak ding maksudnya bantuin ambil cabe disawah sekalian minta dicabutin ketelanya. Dan nyampek rumah langsung dikupasin deh dan segera meluncurlah ke pasar untuk marutin si ketela ini.
Berikut resepnya, monggo dicoba, rasanya enak kenyil-kenyil mungkin karena ada agar-agarnya.
 



Bahan :


1 kg kupas ( aku basis sudah parutan dan diperas )
350 ml santan sedang
200 gram gula pasir, tapi menurutku masih kurang manis.
1 bungkus agar-agar putih
1/4 sdt vanilli bubuk
Pewarna makanan hijau dan merah, aku cuman pakai hijau saja yang merah ternyata g ada stok dirumah *huaa nangis2 dech jelek hasilnya.


Taburan :
100 gram kelapa parut setengah tua
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanilli bubuk
* semua bahan dicampur jadi satu dan dikukus selama 10 menit


Cara Membuat :
1. Siapkan kukusan dan didihkan air. Bungkus tutup kukusan dengan serbet.
2. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas food grade dan olesi lagi. Sisihkan.
3. Peras air singkong tapi jangan sampai singkongnya jadi kering, buang airnya. Sisihkan parutan singkong.
4. Dalam wadah/waskom, campur rata gula pasir dan agar-agar bubuk. Masukkan santan. Aduk rata.
5. Masukkan singkong parut dan vanilli bubuk. Aduk rata.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama rata. Satu bagian diberi pewarna hijau ( pasta pandan ), satu bagian lagi diberi pewarna merah ( aku pasta cocopandan ) dan sisanya biarkan putih.
7. Tuang adonan hijau dalam loyang. Kukus 20 menit hingga matang. Tuang lagi adonan putih, kukus lagi 20 menit. Terakhir tuang adonan merah dan kukus 30 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dalam loyang hingga benar-benar dingin.
8. Keluarkan kue dari loyang, potong-potong dan balut dengan kelapa parut kukus.


Tips :
@ Jangan mengeluarkan kue dari loyang selagi masih panas karena kue masih lembek dan belum kokoh, nanti hancur.
@ Agar memeotongnya rapi dan tidak lengket di pisau, bungkus pisau dengan palstik ( aku pakai plastik bening ) baru gunakan pisau untuk memotong.
@ Gunakan loyang persigi ukuran 18 atau 16, kemaren aku membuat diloyang ukuran 24 hasilnya pendek sekali :-(, ditambah aku buatnya di 2 loyang *hiyaah katrok dech. 

Selasa, 14 Februari 2012

Buah Wani


Ah tak tahu lagi caranya upload...gamabrnya berubah jadi jelek gini :(
Kemaren...dapat oleh-oleh dari temen yang asli Bali, dibawain salak sama buah ini. Penasaran dan takjublah aku, secara selama ini belum pernah aku melihat dan merasakan buah satu ini. Selidik punya selidik dan nanya-nanya nih buah namanya kalo di Bali adalah buah "WANI" kalo di Jawa sini Wani kan artinya berani :-D.
Buah ini seklias mirip alpukat, mirip mangga juga. Aromanya harum tapi g seharum mangga yang ada yang cenderung manis. Kalo menurutku aromanya mirip salak, apa karena ada dalam wadah yang sama dengan salak kemudian terkontaminasi *ah entahlah. Kemaren, kebetulan pas puasa jadi pas nih buah dibuka g bisa ngicip. Namun sodara-sodara, dari beberapa yang ngicip hanya satu yang bilang kalo buah ini rasanya enak. Sebagian besar mengatakan kalo buah ini rasanya aneh :-P. Ada yang bilang rasanya kayak pisang tapi asam *pokoknya anehlah, hallah. Setelah mencoba sendiri memang rasa buah ini cenderung aneh, ada sepet-sepetnya...ada kecutnya ada manisnya nano-nano gitu dech. Tapi, mungkin kalo suruh milih aku mendingan milih salak sajalah. Ya mungkin karena lidahku kurang akur sama makanan baru yang belum pernah makan :-D.
Ini ceritaku tentang buah Wani apa ceritamu? please give a comments ya ....syukur-syukur kalo ada yang ngasih gambar pohonnya.